Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.NICE --  Lebih dari sepertiga korban serangan truk di Bastille Day adalah seorang Muslim. Kepala organisasi Islam di Nice mengungkapkan,  Serangan dilakukan warga Prancis keturunan Tunisia Mohamed Lahouaiej Bouhlel.

"Pemakaman Muslim digelar bagi setidaknya 30 Muslim yang menjadi korban serangan Bastile, termasuk pria, wanita dan anak-anak," ujar Kawthan Ben Salemi.

Jaksa Pracis yang menangani investigasi terorisme mengatakan, Selasa, total 84 korban tewas telah berhasil diidentifikasi. Jumlah warga Muslim yang menjadi korban kemungkinan lebih besar. Korban luka juga meningkat menjadi 308 orang.

Insiden ini terjadi setelah pergelaran kembang api. Sebuah truk kargo yang dikendarai Bouhlel melaju dengan kencang menabraki orang-orang secara menyilang. Banyak korban baru saja hendak meninggalkan area pantai.

Nice merupakan destinasi bagi Muslim dari banyak negara, termasuk Senegal dan dari Afrika Barat yang berbahasa Prancis. Banyak juga komunitas Muslim dari Kepulauan Komoro.

"Ini persoalan rumit bagi seluruh dunia, namun ini juga masalah pelik bagi komunitas Muslim yang khawatir akan tindak kekerasan," ujar Ben Salem. "Kami berharap ini akan memberikan pesan kepada seluruh dunia, aksi barbar menyasar seluruh dunia."




Setidaknya 10 orang anak-anak dan remaja terbunuh dalam serangan. Namun menurutnya, karena pelaku diidentifikasi sebagai seorang Muslim banyak orang tak melihat jika anak Muslim juga bagian dari korban tewas bersama bocah lain.

Oucine Jamouli (62 tahun), kepala asosiasi Maroko mengatakan, banyak orang yang hadir dalam pergelaran kembang. Mereka datang dari berbagai macam ras dan agama. "Teror pada dasarnya ditujukan kepada seluruh komunitas dan kebebasan," ujarnya.

Korban tewas berasal dari setidaknya 13 negara, termasuk Estonia, Jerman, Rusia, Swiss, Tunisia dan AS.  Bagi Muslim yang meninggal, asosiasi Islam memandikan dan menshalatkannya. Adapun soal tempat perkuburan, tergantung keluarga korban. Apakah ingin dimakamkan di Nice atau dipulangkan ke negara asal. (ys/rol)



Top