Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat



SuryaNews911. PEKANBARU - Sebanyak 14 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Provinsi Riau selama arus mudik dan arus balik. Jumlah tersebut mengalami penurunan dibanding tahun lalu. Hal ini dikatakan Kepala Bidang Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo, Kamis (14/7/2016).

Operasi Ketupat pada 2015, jumlah korban meninggal dunia sebanyak 25 orang. "Jumlah penurunan korban meninggal untuk tahun ini menurun sekitar 30 persen dibanding dengan tahun lalu," ujarnya.

Ia mengatakan, secara umum, angka kecelakaan selama operasi Ramadniya 2016 atau dulu disebut Operasi Ketupat jumlah kasusnya berjumlah 31 kasus. Untuk luka berat berjumlah 18 orang. Sementara luka ringan ada 50 orang dengan kerugian Rp317 juta.

Sementara pada operasi Ketupat pada 2015, jumlah kecelakaan ada 46 kasus. Untuk luka berat ada 43 orang dan luka ringan sebanyak 62 kasus.

Ia menyebut bahwa selain kasus kecelakaan yang terjadi dari H-7 sampai H+7 Idul Fitri, Polda Riau dan jajaran juga menangani kasus pelanggaran lalu lintas.

Sementara itu jumlah pelanggaran dalam Operasi Ramadniya pada 2016, ada 1.920 kasus dengan jumlah tilang berjumlah 927 dan teguran 1.003 kasus. (nn/okezon)


Top