Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat



SuryaNews911.BANDA ACEH – Sebanyak 13 ton bawang merah diamankan petugas saat melakukan operasi di perairan Aceh. Polisi menangkap kapal motor Berkat itu lantaran tidak mampu menunjukkan surat-surat izin berlayar dan dokumen lainnya. Hal ini dikatakan Kapten Kapal Patroli WEH I-3001, Brika Dian Alfajar dalam rilisnya, Sabtu (16/7/2016).

Ia mengatakan, Ditpol Air Polda Aceh berhasil membekuk pelaku penyelundupan bawang merah ilegal yang diduga berasal dari Malaysia. Penangkapan tersebut dilakukan di perairan Sungai Yu, Aceh Tamiang.

 “Kapal tersebut diduga membawa muatan bawang merah ilegal asal Penang, Malaysia dengan pemilik atas nama Supri. Kapal itu dinahkodai oleh Indra beserta tiga ABK lainnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penangkapan ini berlangsung kemarin pagi. Awalnya polisi curiga gerak gerik yang terlihat dari kapal motor Berkat tersebut. Menurut Kapten Dian, dari kejauhan juga tampak sejumlah tumpukan barang yang ditutupi dengan terpal, terlihat di bagian depan kapal.

Bawang ilegal itu rencananya akan dipasok ke seluruh Aceh menggunakan jalur darat setelah berlabuh di Aceh Tamiang dengan harga yang relatif murah. Selain itu, pihak kepolisian juga tidak bisa memastikan apakah bawang tersebut layak dikonsumsi.

Sementara itu barang bukti berupa kapal motor serta belasan ton bawang merah tersebut serta seluruh pelaku sudah diamankan Satuan Polisi Air Polres Langsa untuk penyelidikan lebih lanjut.(nn/okezon)


Top