Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

Suryanews911.com – Putra dari pemimpin Al Qaeda Osama bin Laden, mengancam akan melakukan balas dendam kepada Amerika Serikat karena telah menghilangkan myawa ayahnya. Ancaman ini disampaikannya melalui pesan audio yang diposting secara online.
Hamza bin Laden berjanji untuk melanjutkan aksi kelompok militan tersebut dalam memerangi Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya dalam pidato yang berjudul 'We Are All Osama', demikian menurut SITE Intelligence Group.

"Kami akan meneruskan penyerangan dan menargetkan kepadamu dan negaramu serta di seluruh dunia dalam menanggapi penindasan yang dilakukan terhadap warga Palestina, Afghanistan, Suriah Irak, Yaman, Somalia, dan diseluruh sisa negeri muslim yang tak bertahan akibat penindasan," ujar Hamza.

"Adapun balas dendam oleh negara Islam untuk Syekh Osama, semoga Allah mengampuninya, hal tersebut bukan balas dendam untuk Osama sendiri, namun balas dendam bagi mereka yang membela Islam," tuturnya seprti dilansir liputan6.

Dikutip dari News.com.au, Senin (11/7/2016) Osama bin Laden meninggal dalam tempat persembunyiannya di Pakistan oleh tentara AS pada 2011 dan menjadi pukulan besar bagi kelompok militan yang melakukan serangan 11 September 2001.

Dokumen yang diperoleh dari kamp bin Laden dan dipublikasikan oleh Amerika Serikat pada tahun lalu, menuduh bahwa pembantunya berusaha menyatukan kembali pemimpin militan dengan Hamza, yang ditetapkan sebagai tahanan rumah di Iran.

Hamza yang saat ini berusia pertengahan 20-an, berada di samping ayahnya di Afghanistan sebelum serangan 9/11. Menurut Brookings Institution, mereka menghabiskan waktu di Pakistan setelah invasi yang dipimpin AS mendorong banyak pemimpin al Qaeda ke wilayah tersebut.
(d3)



Top