Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.Ankara - Otoritas Turki memerintahkan penutupan puluhan outlet media menyusul upaya kudeta oleh sebuah fraksi militer. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari operasi pembersihan untuk memusnahkan pengaruh ulama terkenal Fethullah Gulen dari berbagai institusi di Turki.

Presiden Recep Tayyip Erdogan menuding Gulen yang bermukim di Amerika Serikat, sebagai dalang percobaan kudeta pada 15 Juli lalu. Para pendukung Gulen pun telah ditangkap, dipecat atau diskorsing usai upaya kudeta itu. Sejauh ini, nyaris 16 ribu orang telah ditahan terkait percobaan kudeta tersebut.

Media-media yang ditutup tersebut termasuk tiga kantor berita, 16 stasiun televisi, 23 stasiun radio, 45 surat kabar, 15 majalah dan 29 penerbit.

Penutupan media tersebut diumumkan dalam dekrit pemerintah yang dirilis dalam jurnal resmi pemerintah, seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (28/7/2016).

Tidak disebutkan nama-nama outlet media yang diperintahkan ditutup itu. Namun menurut daftar yang diperoleh media CNN-Turki, media-media tersebut termasuk sejumlah media nasional terkenal dan media-media kecil.

Media tersebut termasuk kantor berita Cihan, stasiun IMC TV yang pro-Kurdi dan surat kabar oposisi Taraf. Juga termasuk surat kabar Zaman dan Today's Zaman English, yang sama seperti Cihan, tadinya merupakan bagian dari sebuah perusahaan terkait Gulen.

Sebelumnya, pada awal pekan ini, otoritas Turki juga memerintahkan penangkapan 42 jurnalis, dan kemudian pada Rabu, 27 Juli, 47 jurnalis surat kabar Zaman juga diperintahkan ditangkap.
(bt/detik)


Top