Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.NORTH CAROLINA -- Seorang penumpang Muslim diminta meninggalkan pesawat American Airlines. Itu terjadi tidak lama setelah pramugari memberikan pengumuman bernada ancaman kepadanya lewat pengeras suara.

Diskriminasi menimpa seorang penumpang bernama Mohamed Ahmed Radwan, dan terjadi di penerbangan dari Charlote menuju Detroit, Desember lalu. Insiden itu baru diketahui usai Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) mengajukan surat keluhan ke Departemen Perhubungan AS.

Surat tertanggal 20 Juli 2016 yang dikirimkan staf pengacara CAIR, Maha Sayed, menerangkan posisi pramugari berada di lorong menuju bagian belakang pesawat. Saat itu, Radwan baru saja menduduki tempat duduk yang ditunjuk seorang pramugari lewat pengeras suara, dan ternyata diikuti ancaman.

"Mohamed Ahmed, kursi 25-A, saya akan memperhatikan Anda," kata pramugari yang belum diketahui namanya, seperti dilansir The Telegraph, Jumat (22/7).

Bahkan, sekitar satu menit berselang, pramugari itu mengulangi pengumuman yang diikuti ancaman tersebut. "Mohamed Ahmed, itu nama yang sangat panjang, kursi 25-A, saya akan memperhatikan Anda," ujar sang pramugari.

Mencari kejelasan, Radwan akhirnya mendekati pramugari itu dan menanyakan maksud dan tujuan apa yang diucapkannya tersebut. Namun, sang pramugari mengelak serta berdalih memperhatikan semua orang, dan malah menuduh Radwan terlalu sensitif.

Setelah melakukan percakapan dengan staf American Airlines, tidak disangka Radwan malah dikawal untuk meninggalkan pesawat. Akibat diskriminasi itu, ia pun terpaksa memesan penerbangan pada malam harinya, tentu saja menggunakan maskapai yang berbeda.(ys/rol)


Top