Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat



SuryaNews911. JAKARTA - Diduga melakukan pemerasan terhadap anggota DPRD Medan, Indra Alamsyah, tiga orang petugas KPK gadungan diamankan penyidik Polda Metro Jaya. Hal ini dikatakan Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Hendy F Kurniawan dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (22/7/2016).

Ketiga petugas KPK gadungan itu yakni Harry Ray Sanjaya, Risma, dan Nasution.

AKBP Hendy menjelaskan, kejadian itu bermula saat Indra mendapat panggilan telepon dari Risma yang mengatakan bahwa korban telah menjadi tersangka di lembaga antirasuah itu. Namun, surat perintah penyidikannya belum ditandatangani oleh Komisioner KPK.

Kemudian, Harry mengatakan bahwa dia sanggup untuk membebaskan korban agar tidak menjadi tersangka. Saat itu, ia mengaku sebagai analis di KPK dan dekat dengan komisioner lembaga antirasuah.

Ia juga meminta sejumlah uang sebagai biaya pembebasan. Korban pun menyanggupi persyaratan yang diajukan, beberapa hari kemudian ia pun menyetor uang tersebut kepada tersangka.

"Beberapa hari kemudian dia menyerahkan uang Rp25 juta kepada terlapor. Setelah penyerahan uang, korban melapor ke KPK. Tak berapa lama pelaku ditangkap sama KPK," tandasnya.

Alhasil, pada Kamis, 21 Juli malam Harry ditangkap di kediamannya daerah Depok. Dari tangan tersangka, polisi mengamankan seperangkat komputer dan berbagai stempel, kartu press KPK, senjata air sofgun, alat scener, tiga flasdisk, dokumen sehubungan dengan aparatur negara, kop surat kejaksaan, dolar palsu, buku tabungan BCA dan KTP. (nn/okezon)


Top