Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.DEMAK - Anggota Polres Demak dilarang bermain Pokemon Go yang saat ini digandrungi banyak kalangan. Game besutan Nintendo, The Pokemon Company dan Niandic, itu dikhawatirkan secara tak sadar bisa menyihir seseorang menjadi gagal fokus.

"Sesuai perintah Kapolda Jateng jangan sampai ada anggota polisi yang bermain game Pokemon Go atau game lain saat dinas, karena mengganggu pelayanan terhadap masyarakat,” terang Kapolres Demak, AKBP Heru Sutopo, Rabu (19/7/2016).

Pihaknya akan rutin menggelar razia terhadap ponsel pintar milik anggota untuk mengantisipasi penyebaran game tersebut. Jika ditemukan, aplikasi game itu akan langsung dihapus dan anggota polisi diperingatkan tak menginstal kembali.

"Jika ada anggota yang kedapatan menginstal game Pokemon Go, akan langsung kami hapus," tegasnya, usai menggelar razia game di ponsel anggota yang mengikuti apel di halaman Mapolres Demak.

Razia yang dipimpin Wakapolres Demak, Kompol Sulasno, itu cukup mengagetkan anggota polisi. Mereka mendadak diminta mengeluarkan ponsel masing-masing untuk diperiksa. "Pada perangkat HP pintar milik 250 anggota Polres Demak yang mengikuti apel tak ditemukan aplikasi game Pokemon Go," kata Sulasno.
(bt/okz)


Top