Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat



SuryaNews911.PEKANBARU - Polisi menetapkan empat tersangka dalam kasus penggelapan pembayaran pajak ratusan kendaraan di Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Riau. Penyidik merahasiakan identitas keempat tersangka. Hal ini dikatakan Kepala Subdit III Direktorat Kriminal Khusus Polda Riau, AKBP Wahyu Kuncoro, Kamis (14/7/2016).

Keempatnya dijadikan tersangka setelah polisi mendapatkan dua alat bukti. "Penetapan tersangka setelah kita melakukan gelar perkara," ujarnya.

Ia menjelaskan, ini berbeda dengan kasus pencurian yang melibatkan rakyat kecil, kali ini polisi tak mau memaparkan identitas tersangka. Meski dugaan kerugian negara diduga mencapai ratusan miliar, keempat tersangka juga tidak ditahan. Alasannya, karena masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Kita akan memanggil mereka kembali minggu depan. Jadi identitasnya nanti saja ya," kilah Wahyu.

Ia mengatakan, Polda Riau masih melakukan pendalam terkait kasus penggelapan pajak kendaraan termasuk memastikan kerugian negara dengan menunggu hasil audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Kasus penyelewengan pajak kendaraan tersebut terungkap saat anggota anggota Satuan Lalu Lintas merazia dan mendapatkan pengendaraan yang melakukan pelanggaran.

Wahyu menjelaskan, setelah diperiksa surat-suratnya, namun ada yang ganjil di surat ketetapan pajak daerah. Surat yang dikeluarkan tanpa persetujuan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas). Setelah diselidiki lebih lanjut, ternyata ada 400 kendaraan memiliki surat ketetapan pajak daerah yang menyimpang. (nn/okezon)


Top