Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat



SuryaNew911. JAKARTA – Langkah yang dilakukan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Anies Baswedan tentang penghapusan masa orientasi siswa (MOS) berbau kekerasan, mendapat tanggapan positif dari berbagai pihak. Langkah tersebut merupakan kebijakan yang tepat. Hal ini dikatakan pengamat pendidikan, M Abduhzen, dihubungi Okezone, belum lama ini.

"Ini adalah langkah pertama untuk menghapus kekerasan dalam pendidikan," ucapnya.

Ia mengatakan, keterlibatan guru dalam penyelenggaraan MOS merupakan sebuah keharusan. Pasalnya, Abduhzen menyayangkan selama ini sekolah kerap melepas siswa senior atau OSIS dalam melaksanakan kegiatan MOS. Akibatnya, kerap terjadi tindakan perpeloncoan atau kekerasan terhadap siswa baru.

Abduhzen berharap dengan adanya Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru, sekolah dapat mempertanggungjawabkan kegiatan MOS di sekolah melalui pengawasan dan kontrol yang baik. (nn/okezon)


Top