Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

Suryanews911.com , Manila - Pengadilan internasional akhirnya memutuskan bahwa Laut China Selatan (LCS) atau Laut Filipina Barat (berdasarkan klaim Filipina) merupakan hak milik dari negara Filipina dan bukan milik China. Hal ini berdasarkan pada keputusan dari Pengadilan Arbitrase Internasional.

Keputusan itu dikeluarkan hari ini, Selasa (12/7/2016) oleh pihak pengadilan setelah selama beberapa bulan, pihak pengadilan Permanent Court of Arbitration mendengarkan keterangan dari berbagai pihak dan proses penyerahan dokumen. Selama proses persidangan, pihak China tidak menghadiri seluruh prosesi karena tidak mengakui gugatan dari Filipina tersebut.  

“Pengadilan menyimpulkan bahwa tidak ada basis hukum bagi China untuk mengklaim berdasarkan hak historis terhadap sumber daya yang terdapat di area laut (LCS),” dalam sebuah pernyataan mereka, sebagaimana dilansir Inquirer, Selasa (12/7/2016).

Hasil dari putusan tersebut, pihak pengadilan bahkan menyebut China selama ini telah melanggar hak kedaulatan Filipina. Itu disebabkan karena daerah yang diklaim China selama ini merupakan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Filipina.

Menurut pengadilan, pelanggaran China atas kedaulatan Filipina disebabkan oleh tiga hal, yaitu China melakukan eksplorasi minyak bumi dan memancing di daerah Filipina, membangun pulau buatan, dan gagal mencegah pencari ikan dari China untuk memancing di daerah tersebut (sebab itu wilayah ZEE Filipina


Top