Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat



SuryaNews911. JAKARTA - Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPA Indonesia) akan menerima pengaduan dari para orang tua korban yang diberikan vaksin palsu di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sekira pukul 10.00 WIB. Hal ini dikatakan Ketua Umum LPA Indonesia, Seto Mulyadi saat dikonfirmasi Okezone, Sabtu (16/7/2016).

"Ya, akan menerima pengaduan dari para orangtua korban vaksin palsu di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak," ujarnya.

Menurut Kak Seto, tujuan menggelar pengaduan ini untuk mendengarkan tuntutan para korban atas pertanggungjawaban pihak rumah sakit lantaran anaknya diberikan vaksin palsu.

Diketahui, BPOM telah melakukan penelusuran dan mendapati 37 fasilitas layanan kesehatan yang berada di sembilan provinsi menggunakan vaksin tak resmi. Vaksin palsu tersebut bervariatif hingga 39 jenis.

Sembilan provinsi itu yakni Riau, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Kepulauan Bangka Belitung dan Kepulauan Riau. (nn/okezon)


Top