Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat



SuryaNews911.JAKARTA - Komnas HAM RI mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar membentuk tim independen untuk menginvestigasi kebenaran testimoni terpidana mati kasus narkoba Freddy Budiman kepada Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS), Haris Azhar. Hal ini dikatakan Komisioner Komnas HAM, Manager Nasution melalui siaran pers yang diterima Okezone, Sabtu (30/7/2016).

"Ini persoalan serius. Jika benar adanya, ini betul-betul darurat, penanggulangan narkoba berada di pinggir jurang kegagalan dan dunia pera
dilan kita mengalami defisit kepercayaan dan moralitas," ujarnya.

Presiden Jokowi harus segera mengambil tanggung jawab terkait testimoni Freddy Budiman tersebut. Sehingga persoalannya menjadi terang benderang. Dalam testimoni Freddy yang baru saja dieksekusi itu, ia mengatakan bahwa ada aliran dana darinya yang mengalir ke pejabat di BNN, Mabes Polri, bahkan oknum TNI jenderal bintang dua.

‪"Pembentukan tim independen itu dibutuhkan, karena sudah menyangkut beberapa lembaga negara dan oknum aparat (tersebut ‘bintang dua’). Harapannya hasil investigasi tim independen itu lebih memberi harapan di tengah ketidakpercayaan publik yang luar biasa," katanya.

Ia menyebut, dengan pembentukan tim independen tersebut, maka akan lebih meyakinkan publik atas komitmen Presiden Jokowi terhadap pemberantasan narkoba. (nn/okezon)







Top