Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat



SuryaNews911.JAKARTA -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Badan Pengawas Obat-obatan dan Makanan (BPOM) diminta segera mengumumkan kandungan yang terdapat dalam vaksin palsu. Sebab peredaran vaksin palsu tersebut telah meresahkan masyarakat.  Hal ini dikatakan anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay, Senin (4/7).

Saleh menyebut, dengan menjelaskan isi kandungan vaksin  palsu itu, diharapkan dapat mengurangi keresahan masyarakat. Apalagi, uji laboratorium vaksin palsu itu telah selesai dilakukan oleh BPOM.

"Menurut laporan BPOM kepada Komisi IX DPR pada 30 Juni lalu, mereka telah selesai melakukan uji laboratorium. Hanya saja, hasilnya belum bisa dipublikasikan. Alasannya, hasil uji lab tersebut adalah bagian dari barang bukti yang dimiliki oleh Bareskrim Polri," ujarnya.

Sementara itu, Komisi IX sendiri sampai saat ini belum mengetahui secara pasti kandungan vaksin palsu tersebut. Politikus dari Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut mengatakan meskipun BPOM telah menyebutkan 37 sarana pelayanan kesehatan yang diduga menggunakan vaksin palsu dan memperolehnya dari sumber pengadaan tidak resmi. (nn/rol)


Top