Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.MEDAN – Tujuh kabupaten di Sumatera Utara (Sumut) saat ini tengah mengalami kekeringan pada area sawahnya. Kondisi itu berdampak pada terlambatnya masa tanam padi di wilayah itu.

Kasubbag Program Dinas Pertanian Sumut Marino menyebutkan, daerah-daerah yang mengalami kekeringan di antaranya Kabupaten Barubara, Serdang Bedagai, Deliserdang, Langkat, Binjai, Labuhan Batu Utara, dan Kabupaten Asahan.

Marino mengatakan, "Umumnya yang mengalami kekeringan adalah lahan sawah tadah hujan. Kondisi itu membuat adanya perlambatan. Tapi kita sudah mencoba melaksanakan program percepatan dengan menggunakan metode pompanisasi untuk mengairi areal sawah yang kekeringan itu. Kita juga memberikan bantuan benih, pupuk subsidi serta alat pertanian".

Pada tahun ini sendiri target penanaman padi di Sumatera Utara mencapai luas hingga 830.700 hektare (ha). Terdiri dari padi sawah 775.671 hektar dan padi gogo 55.029 hektar. "Hingga 15 Juli 2016 realisasi tanam kita seluas 591.408 hektar. Dengan demikian maka masih ada tersisa seluas 239.292 hektar yang harus tanam hingga September tahun ini. Kalau hasil rata-rata produksi padi per hektarnya mencapai 8 ton," tuturnya.

Sementara untuk target produksi padi di Sumut pada 2016, Marino mengatakan sebesar 4,628 juta ton gabah kering giling) dengan produktivitas 57,45 kwintal per hektar. "Target itu naik jika dibanding ATAP (angka tetap) produksi padi 2015 yakni sebesar 4,04 juta ton gabah kering giling (GKG)," tutupnya.
(bt/okz)


Top