Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat



SuryaNews911.InfoSehat--Orangtua perlu memastikan bahwa anaknya tetap sarapan di pagi hari. Ada beberapa dampak kesehatan yang bisa dialami anak, apabila mereka tidak sarapan.

dr Eva Devita Harmoniati, Sp.A, spesialis anak, dari Ikatan Dokter Anak Indonesia pada acara Energen untuk Anak Indonesia di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Sabtu 23 Juli 2016 mengatakan, Sarapan pagi merupakan salah satu waktu makan yang paling penting untuk menunjang aktifitas motorik dan tumbuh-kembangnya.

Berikut ini beberapa dampak buruk yang anak alami, karena melewati jam sarapan.

Prestasi belajar anak
"Gangguan konsentrasi jangan dikira hal yang sederhana, karena hal itu mempengaruhi prestasi belajar si anak," tambahnya. Konsentrasi anak menurun ketika ia tidak sarapan. Apabila anak sering melewatkan sarapan, ia tak bisa menyerap pelajaran dengan baik.

Konsentrasi turun
"Untuk sekali atau dua kali melewatkan jam sarapan, anak bisa lemas dan konsentrasi menurun," kata dr Eva. Dampak jangka panjangnya, ia menjelaskan, energi akan banyak terkuras bagi anak yang tidak sarapan. Kemungkinan terburuknya, anak mudah jatuh sakit.

Gangguan saluran cerna
Dr Eva mengatakan bahwa orang dewasa yang sering melewatkan sarapan juga mengalami sakit lambung, begitu pula dengan anak. Mereka bisa menderia gastritis, karena nutrisi yang tidak teratur. Kondisi ini dapat mengganggu aktifitas harian anak, terutama saat belajar di sekolah. (nn/okezon)


Top