Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat



SuryaNews911. JAKARTA - Vaksin palsu menyebabkan berbagai macam masalah kesehatan. Hal ini pun akan diperparah jika vaksin dibuat secara tidak steril. Akibatnya, anak tidak mendapatkan kekebalan terhadap suatu penyakit. Hal ini dikatakan Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr Aman Bhakti Pulungan, di Jakarta.

"Tetapi yang paling jelek, adalah anak tidak mendapat imunitas yang harusnya didapat. Kalau ini dilakukan dengan cara tidak steril, kemungkinan infeksi. Seharusnya kalau infeksi akan terjadi infeksi akut,"  papar dr Aman.

Ia mengatakan bahwa untuk kandungan yang terdapat pada vaksin palsu diantaranya adalah NaCl (natrium klorida), anti pertusis dan hepatitis B pada vaksin DPT (Difteri, Pertusis dan Tetanus).


"Untuk kandungan memang. Pertama, kemungkinan isinya adalah NaCl (garam) tetap ada dan betul memang data dari menteri kesehatan. Lalu, isinya antigen pertusis. Bisa jadi ini vaksin yang sudah dilemahkan atau sisa vaksin atau vaksin oplosan yang dipakai. Tentu tidak akan keluar antibodi," pungkasnya. (nn/sindonews)








Top