Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.Bandung - Jalan panjang bagi Arya Permana, bocah 10 tahun berbobot 190 kilogram, untuk bisa memiliki berat badan ideal. Menurut dokter di RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Arya harus menghilangkan tiga per empat bobot di tubuhnya.

RSHS bukan kali pertama menangani kasus obesitas pada anak. Di ruangan tempat Arya dirawat di RSHS juga ada anak yang mengalami obesitas. Namun kasus Arya menjadi spesial, karena cukup langka. Kelebihan bobot tubuh Arya 150 kilogram yang seharusnya hanya kurang dari 50 kilogram.

"Pasien ini sangat obesitas. Untuk bisa kembali normal butuh menghilangkan 3 per empat bagian tubuhnya," ujar Direktur Utama RSHS Ayi Djembarsari, Selasa (12/7/2016).

Dokter berharap program diet dengan mengubah pola makan menjadi makanan kaya serat bisa menurunkan bobot tubuh Arya sekitar 10 hinga 15 kilogram dalam satu bulan. RSHS menyiapkan 13 dokter ahli untuk meramu menu-menu diet yang pas agar Arya tidak merasa kelaparan namun kebutuhan kalorinya tidak berlebih. "Sebulan bisa turun sepuluh sampai lima belas kilogram saja, sudah bisa meringankan bobot tubuhnya. Pelan-pelan bisa beraktivitas normal lagi sesuai usianya," kata Ayi.

Meski penurunan bobot tubuh Arya dilakukan secara bertahap. Dokter berharap pelan-pelan Arya bisa beraktivitas normal. Tidak merasa sesak lagi saat terlalu banyak berjalan.

Saat ini, Arya sedang menjalani perawatan di Ruang Kenanga Lantai 2, Gedung Kemuning RSHS Bandung. Buku dan permainan disiapkan orang tuanya untuk mengisi hari-hari di rumah sakit.

Hari ini, menurut keterangan sang ayah, Ade Somantri (40), putra bungsunya itu akan diambil darah. Bocah kecil berbadan besar itu sempat merajuk, tak mau di ambil darah. "Lagi dibujuk, main PS (play station) dulu biar anaknya tenang. Tadi dia enggak mau diambil darah," ucap Ade.
(bt/detik)


Top