Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat


Suraynews911.com , Jakarta -- Momentum pergantian kabinet oleh Presiden Joko Widodo memberikan dampak baik bagi pergerakan rupiah terhadap mata uang dolar Amerika Serikat. Sentimen positif tersebut sepertinya akan berlanjut sehingga rupiah dapat bergerak maju.

Analis NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada, mengatakan resuffle membuat pelaku pasar kembali melakukan aksi beli terhadap rupiah. Sebab, kembali hadirnya Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan, direspon positif oleh para pelaku pasar sehingga mampu mengantarkan penguatan rupiah.

"Diharapkan momentum penguatan ini masih dapat berlanjut hingga rupiah dapat bergerak mematahkan tren sideways (datar) selama ini dengan bergerak Rp13.155 hingga Rp13.090," ujarnya, seperti dilansir viva , Kamis, 28 Juli 2016.


Rezamenambahakan laju dolar yang mampu berbalik arah membuat poundsterling dan euro bergerak terbatas pada perdagangan kemarin jelang diadakannya pertemuan rapat Bank Sentral Amerika Serikat.

"Perkiraan suku bunga yang masih diprediksi tetap, membuat dolar bergerak menguat dengan adanya momentum ini," tuturnya.

Walau demikian jelang akhir perdagangan, penguatan kian terbatas. Hal ini karena adanya sentimen dari dalam negeri, seperti perombakan kabinet membuat rupiah bergerak menguat beriringan dengan penguatan dolar sebelumnya.

(d3)


Top