Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

SuryaNews911.Nice - Pengemudi truk yang menghantam sekawanan warga di Nice, Prancis dilaporkan sebagai warga negara Tunisia. 77 orang tewas dalam kejadian ini.

"Sebuah kertas identitas yang dimiliki oleh pria berusia 31 tahun ditemukan di dalam truk. Pria itu diketahui sebagai warga Prancis keturunan Tunisia," ujar pihak Kepolisian Prancis, seperti dikutip AFP, Jumat (15/7/2016).

"Identitas dari pengemudi truk itu masih terus diselidiki," lanjut pihak kepolisian. Pelaku dikabarkan menghantam keramaian warga yang tengah merayakan Hari Bastile. Perayaan itu merupakan peringatan revolusi Prancis yang selalu dipenuhi dengan pesta kembang api.

Dia menghantam barikade polisi dan menabrak warga serta menyeret banyak warga hingga lebih dari satu kilometer. Kemudian pelaku keluar dari truk dan melepaskan tembakan ke arah warga.

Pihak keamanan Prancis kemudian berhasil menembak mati pelaku. Lubang akibat peluru tampak terlihat di truk yang digunakan dalam insiden.

Konsul Jenderal RI di Marseille Dewi Kusuma Astuti menyampaikan, sampai saat ini pihaknya belum mendapat informasi, baik dari pihak berwenang, maupun hasil kontak yang dilakukan sendiri bahwa ada korban dari Indonesia. Tapi pihak KJRI terus lakukan pemantauan.

Menurut Dewi, telah pemerintah telah menyediakan hotline dan menyebarkan ke masyarakat Indonesia di Prancis. Tidak hanya itu, pihak Konjen RI juga memiliki grup e-mail, dan saluran telepon pribadi juga telah disebarkan kepada masyarakat Indonesia di Prancis yang ingin mengontaknya.

Dalam catatan Konjen RI di Marseille, setidaknya ada sekitar 50 keluarga asal Indonesia yang tinggal di Nice. Tapi, pihaknya terus memantau kondisi terkini, sebab, banyak pelajar yang datang dalam kurun waktu setahun terakhir.

Bagi WNI di sekitar Nice dan keluarga WNI di Indonesia yang memerlukan informasi, dapat menghubungi nomor HOTLINE KJRI MARSEILLE +33618221283 dan HOTLINE Perlindungan WNI Kemlu 081290070027.
(bt/metro)


Top