Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat



SuryaNews911.JAKARTA -- Banyak sekali tugas kepengurusan baru ke depannya, terutama dalam memulihkan citra  partai sekaligus mengantisipasi serangan negatif terhadap Ketua Umum Setya Novanto. Karena citra Partai Golkar yang belakangan ini berada dalam situasi konflik tidaklah baik di mata publik. Hal ini dikatakan inisiator Gerakan Muda Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia kepada Republika.co.id.

"Sebaiknya kepengurusan yg disusun jangan lagi justru menambah beban baru bagi partai," ujarnya.
Doli mengatakan, seharusnya kepengurusan yang baru paling tidak mencerminkan beberapa hal. Pertama harus benar-bener memenuhi unsur rekonsiliasi, artinya mewakili semua faksi yang ada selama ini.

Kedua, kata Doli, disusun berdasarkan merit system yang dilihat dari kapasitas, kemampuan, the right man on the right place, serta tentu memenuhi aspek prestasi, dedikasi, loyalitas, dan tindakan tidak tercela (PDLT).

Dan ketiga, sudah seharusnya, sebutnya, wajah dewan pengurus pusat (DPP) diisi oleh kader-kader muda potensial, tidak lagi diisi kader yangg sudah pernah tiga, empat atau bahkan ada yang 5 periode ikut dipimpin oleh ketua umum berbeda sebelumnya.

Apalagi dalam hasil Munaslub kemarin sudah dibentuk tiga dewan baru, dewan pembina, dewan kehormatan, dan dewan pakar yang bisa diisi oleh kader-kader senior untuk tetap Tut Wuri Handayani bagi partai. (nn/rol)








Top