Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat



SuryaNews911.PAYAKUMBUH – Kasus penemuan mayat Ibrahim alias Nobi (59), kakek asal Balai Panjang, Payakumbuh Selatan yang tewas di aliran sungai Pasia Batang Agam, Minggu (29/5), membuat geger Warga Tanjuang Gadang, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh. Jenazah korban ditemukan di kawasan Tanjuang Gadang, tanpa sehelai benang pun. Hal ini dikatakan Kapolres Payakumbuh AKBP Kuswoto, beberapa jam setelah kejadian.

Kakek Nobi sebelumnya dilaporkan sudah dua hari menghilang dari rumah. Belakangan, korban diduga mengalami gangguan kejiwaan.  

Kuswoto menjelaskan, hasil olah tempat kejadian peristiwa (TKP) dan visum yang dilakukan petugas di RSUD Adnan WD Payakumbuh, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Penemuan mayat Nobi, pertama kali diketahui oleh dua warga Tanjuang Gadang, Koto Nan Ompek.

Menurut Kapolres didampingi Kasatreskrim AKP Tendri Wardi dan Kapolsekta AKP Russirwan, saat menemukan jenazah Nobi, keduanya tengah memandikan hewan peliharaan anjing. “Waktu itu, saksi memberitahu warga lain,” tutur Kapolres. Keduanya adalah Rudi dan Wince.

Tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Payakumbuh, Polres dan jajaran TNI, bahu membahu mengevakuasi jenazah. Termasuk kandidat Walikota Payakumbuh Anda Setia Budi, juga ikut menggotong korban.

Usai dievakuasi, jenazah korban di bawa ke RSUD Adnan WD Payakumbuh. “Pihak keluarga, sudah menerima kondisi ini dan membuat surat perjanjian, tidak akan menuntut pihak manapun,” kata Yufnani Away, Kepala BPBD Payakumbuh didampingi Haji Jhoni Amir dan Kepala Damkar Ahdion. (nn/singgalang)










Top