Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Info Sehat

Radio Dan Perkembangan Teknologi Informasi

Perkembangan teknologi telah merobah wajah dunia informasi. Informasi yang dulunya disebarkan dengan bantuan seekor merpati dan sampai dalam jangka waktu lama, sekarang hanya dalam hitungan detik telah bisa disebarkan ke berbagai tempat. Bukan hanya dalam bentuk tulisan, tapi juga dalam bentuk suara dan visual. Informasi bisa diakses dari kamar dan juga bisa dikirim dari kamar. 
Radio sebagai sebuah media juga telah lama berperan dalam menyuarakan informasi keberbagai belahan dunia.  Sejak awal tahun 1890 an Guglielmo Marconi seorang warga Italia berhasil meningkatkan jarak pancaran gelombang elektromagnetik, radio mampu menyebarkan informasi tanpa menggunakan kawat.  Suara radio yang tidak mengenal batas negara dan etnis telah membantu perjuangan rakyat Indonesia di awal kemerdekaan.  Dengan pemancar radio yang bergerak, para pejuang mengudara menyiarkan sepak terjang rakyat indonesia melawan penjajah yang ingin kembali bercokol di bumi pertiwi.
Lalu apakah sekarang dengan perkembangan teknologi, radio akan tertinggal dalam menyebarkan informasi?  Banyaknya saluran televisi dan menjamurnya android akankah membuat radio kehilangan tempat di telinga pendengar?  Kalau dulu radio bisa didengar dikamar dalam jangkauan terbatas, tapi dengan kemajuan teknologi, radio sekarang bisa didengar dimana saja selagi ada signal dan paket data. Melalui streaming, radio menginovasi diri untuk menjangkau para pendengar.  Dengan streaming, tidak ada lagi belahan dunia yang tersembunyi dan sunyi dari suara radio.
Para penggiat radio berupaya untuk melakukan berbagai inovasi.  Selain inovasi pada peralatan yang lebih mendekatkan radio kepada pendengar, mereka juga berinovasi dalam konten yang akan dipersembahkan.  Tidak sedikit saat ini radio yang muncul dengan tagline yang membuat pendengar jadi penasaran karena ingin tahu.  Selain hiburan yang segar, mata acara edukasi memberikan pencerahan bagi pendengar yang haus akan informasi dan ilmu.  Dengan menggugah imajinasi pendengarnya, radio mampu tetap akrab sehingga tetap disukai banyak orang. 
Agar mampu memberikan pencerahan dan tetap disukai pendengar, radio perlu memilih dan menetukan pangsa pasarnya dengan tagline yang lebih spesifik.  Tidak mungkin radio tetap mempertahankan pola siaran gado-gado.    Ketika mengusung tagline khusus, pendengar akan mempunyai pilihan yang jelas disaat mereka membutuhkan sebuah informasi atau hiburan.  Dengan demikian akan muncul radio dengan tagline berita, kesehatan, religi, pendidikan, olah raga, musik daerah, musik dangdut, musik pop atau masih banyak tagline lain yang mempunyai nilai jual untuk disuguhkan ketengah pendengar. (Elfizon Amir)

Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Panti Diresmikan

SuryaNews911. Panti.- H Yusuf Lubis Bupati Kabupaten Pasaman  berserta  pimpinan Yarsi Sumatera Barat Resmikan Rumah Sakit Islam (RSI) Ibnu Sina Panti  Kamis 28/12/2017. 
Dalam acara peresmian tersebut,  H Yusuf Lubis Bupati Kabupaten Pasaman  menyampaikan ucapan selamat kepada Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Panti yang telah resmi menjadi salah satu rumah sakit di Kabupaten Pasaman yang akan memberikan pelayanan kesehatan bagi masyakarat kab. Pasaman.
Dia menambahkan, RSI Ibnu Sina Panti ini dahulunya merupakan sebuah Balai Kesehatan , namun berkat kerja keras dari Yarsi Sumatera Barat dan dari pihak Balai Kesehatan Ibnu Sina Panti yang didukung penuh oleh Pemerintah Daerah, akhirnya melangkah maju menjadi RSI Ibnu Sina Panti.
Dia berharap pihak RSI Ibnu Sina Panti agar terus memberikan pelayan terbaik nya kepada masyarakat dan semoga kelak RSI Ibu Sina Panti menjadi  rumah sakit besar.
Sementara itu,  H Zainul Daulay Ketua Pengurus Yarsi Sumatera Barat saat memberikan kata sambutan mengucapkan puji  syukur atas diresmikannya RSI Ibu Sina Panti, Kemajuan ini tak lepas dari dukungan semua pihak, baik dari Yarsi Sumbar maupun dari Pemerintah Daerah Kab. Pasaman.
Dia menambahkan, semoga RSI Ibu Sina Panti mampu menjadi rumah sakit yang memberikan pelayanan prima kepada  masyarakat .
Selanjutnya,  Diko Atmanegara selaku Direktur RSI Ibu Sina Panti menyampaikan dahulu tepatnya  10 oktober  1978 didirikanlah sebuah Balai Keseahatan Ibu Sina Panti , namun seiring waktu, dari sebuah Balai Kesehatan yang terus berbenah dan melangkah maju, akhirnya 28 desember 2018,  diresmikan lah RSI Ibu Sina Panti.
Saat ini RSI Ibnu Sina Panti memiliki fasilitas seperti  IGD 24 Jam, Poli umum, Poli Gigi, Poli Spesialis seperti  Penyakit Dalam, OBSGYN, Bedah, Anak, Syaraf, Paru, Mata, serta THT,S kemudian juga tersedia Apotek, Radiologi, Laboratorium, dan Hemodialisis.
(de)

Endah Akan Tampil pada Opening Konser Giant Step di Jakarta

Suryanews911.com, Padang - Giant Step, band progressive rock legendaris Indonesia yang pernah populer pada tahun 70-an hingga 80-an kini kembali bersinar di blantika musik Indonesia, sejak mereka merilis album terbaru yang bertajuk Life's Not the Same, di Singapura pada bulan Mei 2017 lalu, dalam format CD Audio dan Cassette.

Eksistensi Giant Step di era milineal ini masih dilantunkan oleh vokalis aslinya, Benny Soebardja, diperkuat oleh musisi legendaris Indonesia, Debby Nasution (keyboard), dan tiga orang musisi muda yang sangat mencintai musik era 70-an, Jordan (gitar/flute), Audi Adhikara (bass), dan Rhama (drum).

Melanjutkan rangkaian konser di Tanahair, Giant Step akan menggelar konser 'a Progressive Night with Giant Step' pada hari Sabtu, 9 Desember 2017 di Music Room - Hotel Borobudur, Jakarta. Acara akan digelar dari jam 19.00 - 22.00 WIB.


"Endah tak pernah menyangka diberi kesempatan untuk menjadi opening konser Giant Step, band rock legendaris di Indonesia. Endah akan berusaha memberikan penampilan terbaik, semoga dapat memberikan opening yang bagus untuk konser band rock besar di Indonesia ini, Giant Step," kata Endah, saat kami wawancarai, 28/11/2017.

Endah juga mengatakan, bahwa pada opening konser nanti ia akan tampil membawakan tiga lagu, berjudul 'Rasaku', 'Tuhan Kan Obati', dan ‘Astaghfirullah’. Lagu-lagu tersebut adalah karyanya sendiri, bernuansa slowrock.

"Kami menampilkan Endah di opening konser nanti karena tertarik dengan potensi yang dimilikinya. Endah punya karakter vokal yang khas, dan punya kans untuk berkembang, dan akan lebih menarik kalau tampil sambil main gitar akustik," kata Benny Soebardja, pendiri grup musik Giant Step, saat diwawancari, 28/11/2017.

Saat menutup wawancara, Endah menambahkan, "Semoga setelah tampil di opening Giant Step, mudah-mudahan Yang Maha Kuasa semakin membuka jalan untuk Endah, dan ada musisi atau produser yang mau mendukung Endah agar lebih produktif lagi untuk berkarya."
(Muhammad Fadhli)

Peringatan Hari Guru : SMA N 1 Luhak Nan Duo Adakah School Art dan Donor Darah Massal

Suryanews911. Simpang Empat -Hari guru yang jatuh pada tanggal 25 November 2017 menjadi momentum bagi siswa untuk menunjukkan rasa terima kasih kepada guru. Bertepatan dengan tanggal tersebut SMA N 1 Luhak Nan Duo mengadakan School Art. Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan sekolah yang dimeriahkan oleh berbagai lomba seperti solo song lagu minang, bazar dan donor darah. PMR SMA N 1 Luhak Nan Duo membuka Stand Donor Darah untuk mensosialisasikan manfaat donor darah kepada siswa guru dan staf sekolah.

"School Art menjadi agenda tahunan SMA N 1 Luhak Nan Duo. Selain diadakah pentas seni, juga diadakan donor darah" ungkap Mardiana Pembina PMR SMA N 1 Luhak Nan Duo.

Kegiatan donor darah didukung oleh PMI Pasaman Barat dan UTD RSUD Pasaman Barat. PMI selalu mendukung kegiatan siswa di sekolah dengan membentuk Organisasi Palang Merah Remaja selalu terlibat dalam kegiatan di sekolah seperti, Pelatihan PMR, Donor darah dan tanggap menghadapi bencana. Fitrianti, Staff PMI Pasaman Barat menuturkan kebutuhan darah di Pasaman Barat tidak mencukupi permintaan, sehingga sering terjadi kekurangan darah.

Untuk itu perlu dilakukan sosialisasi manfaat donor darah kepada siswa. Pengetahuan tentang manfaat donor darah harus diberitahukan sejak dini. Salah satunya dengan membentuk Palang Merah Remaja. (S)

Cacat Fisik Tidak Menurunkan Semangat Arisman Jadi Guru


“Saya merasa hak dan kewajiban saya sama dengan orang lain”. Begitu kalimat yang diutarakan Arisman (38th), peyandang tuna netra ketika ditemui relawan MRI-ACT dikediamannya.
Dalam rangka memperingati Hari Guru yang jatuh pada tanggal 25 Desember MRI-ACT mengunjungi salah seorang tenaga pengajar Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Tuah Sakato yang memiliki kepercayaan diri dan semangat tinggi. Meskipun tidak bisa melihat beliau mampu hidup mandiri dan beraktifitas seperti biasa.
Dengan keterbatasan yang dimilikinya sejak kecil tidak membuat Arisman merasa rendah diri. Hal ini dibuktikan dengan ia mengenyam pendidikan formal disekolah umum pada tingkat SMP dan SMA. Selain itu ia aktif berorganisasi dan terpilih menjadi ketua DPD Pertuni (Persatuan Tuna Netra Indonesia).
Sebelum menjadi pengajar, pria kelahiran tahun 1979 ini terlebih dahulu mengambil keterampilan pijat di PSBN kemudian membuka klinik pijat sendiri. Selang beberapa waktu tepatnya tahun 2015 Arisman diminta untuk mengajar keterampilan pijat shiatsu kepada murid binaan disana. Sehari-hari beliau berangkat bersama istrinya yang juga bekerja disana sebagai staf TU.
“Pak Aris merupakan salah satu penyandang tuna netra yang berhasil. Terbukti dengan beliau bisa membuka usaha, membina rumah tangga, dan mengembangkan ilmunya”, ujar Kamisar Kamus, Kepala PSBN Tuah Sakato Padang.
Arisman memiliki tiga orang anak yang disekolahkan di sekolah islam agar bisa menjadi hafidz dan hafidzah. Pagi sebelum mengajar, ia bersama istri menggunakan motor mengantar anak-anak kesekolah. Sudah menjadi keharusan tepat pukul 6.15 WIB mereka sudah harus berangkat dari rumah. Arisman berjalan digandeng oleh anaknya menuruni anak tangga dan dibantu sebuah tongkat menuju halaman.
Rumah yang juga dijadikan tempat Arisman membuka klinik pijat berada di pinggir jalan Anduring. Jika tidak mengajar ia menerima orang datang untuk dipijat tak jarang juga beliau yang mengunjungi rumah pelanggannya.
Seperti yang dikatakannya, ia tak merasa berbeda dengan orang kebanyakan. “yang rusak hanya penglihatan saya saja. Lainnya berfungsi normal”, ucapnya. Arisman mengukuti perkembangan zaman. Pria yang hobi musik ini mahir menggunakan android sebagai alat komunikasinya. Dibantu aplikasi khusus memudahkan ia berinteraksi dengan banyak orang dan membuat ia semakin mandiri. (na)

Muhammad Imam Arifi Sukses Menangi Etape 6 TDS 2017

Suryanews911.com, Simpang Empat -- Etape 6 Tour De Singkarak tahun 2017 dari Kota Pariaman ke Pasaman Barat, berhasil dimenangi oleh Muhammad Imam Arifin Pembalap Indonesia dari tim KFC.
Dalam pantauan lansung oleh reporter Radio Surya dilapangan, Imam berhasil menaklukan Etape yang  memiliki panjang lintasan 157 kilometer, tepatnya star dari Pantai Gondariah Pariaman, dan finish depan kantor Bupati Pasaman Barat.

Imam berhasil mengalahkan pembalap asal German, Iran, Bahrain, Inggris dan Thailand dengan catatan perolehan waktu 3 jam 20 menit 29 detik.

Saat di tanya awak media terkait strategi dan kunci  kemenangan,  Imam menyampaikan , ini motivasi dari jamal yang mampu juara di etape 4.


“ Kemenagan ini adalah hasil dari stategi tim yang tepat, dari awal kami satu persatu bergantian memimpin, dan 200 meter jelas finish,saya lansung sprint,ujarnya.

Selanjutnya pada  posisi kedua di raih oleh pembalap dari tim 7 Eleven Road Bike Filipina, Rustom Lim dan Turakit dari tim Thailand Continental Cycling Team, kedua pembalap tersebut memiliki selisih waktu yang sangat dekat.

Kemudian, pembalap Indonesia terbaik masih dinobatkan kepada Jamal selama 6 etape yang sudah berlangsung dengan akumlasi waktu 20 jam 49 menit 53 detik.
(d3)

Dinas Pariwisata Kab. Pasaman Barat Adakaan Kegiatan Studi Pembelajaran Ke Painan

SuryaNews911.Painan-- Dinas Pariwisata Kab. Pasaman Barat, Sumatera Barat adakaan kegiatan studi pembelajaran untuk kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dan pelaku wisata maupun penggiat wisata ke Painan Pesisir Selatan  selama dua hari yaskni 10 hingga 11 November 2017.

Peserta kegitan studi pembelajaran ini di ikuti oleh sejumlah kelompok sadar wisata dari berbagai kelompok sadar wisata, penggiat wisata dan palaku kuliner, pengelola home stay dan hotel serta dari beberapa pelaku usaha ekonomi kreatif yang ada di Pasaman Barat.

H Armen Kepala Dinas Kab. Pasaman Barat Armen, melalui  Robiyanto Kepalaa Bidang SDM  dan Ekonomi kreatif menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengembangkan peran kelompok sadar wisata Pasaman Barat dalam membangun dunia kepariwisataaan.

Ia menambahkan, Pasaman Barat memiliki banyak destinasi unggulan baik wisata pantai dan pulau, wisataa gunung dan air terjun maupun wisata kuliner dan budaya.


Dalam pantauan lansung reporter Radio Surya di Painan Pesisir Selatan terlihat  selama pelatihan perserta sangat antusias berdiakusi dengan kelompok sadar wisata carocok bukik langkisau painan yang sukses mengembangkan detinasinya.

Para peserta berdiskusi tetang strategi dan langkah pengembangan seperti pengelolaan administrasi , pengelolaan sovenir yang berdaya jual, pengelolaan hotel maupun home stay yang nyaman,  cara penyajian kuliner yang di sukai oleh wisatawan serta tata cara dan langkah pengamanan hingga pengelolaan parkir di sebuah objek wisata.

(D3)


Top